5 Ciri Benjolan di Payudara yang Mengarah pada Fibroadenoma

benjolan di payudara

Animesok – Benjolan di payudara tidak selalu mengarah pada tumor ganas atau yang sering disebut kanker. Ada sekitar 5 penyakit selain kanker yang gejalanya sama, yaitu muncul benjolan di area psyudara, ketiak, dan sekitarnya. Salah satu contohnya adalah FAM atau fibroadenoma. Untuk informasi lebih lanjut, berikut ciri-ciri spesifik dari fibroadenoma.

benjolan di payudara

1. Berbentuk Bulat atau Oval

Bentuk fibroadenoma umumnya bulat, tapi tidak sedikit juga yang berbentuk oval. Jumlah benjolan ini juga tidak hanya satu. Setidaknya, ada lebih dari satu pada masing-masing payudara. Ukurannya mirip benjolan yang disebabkan tumor ganas sehingga sering disangka sebagai kanker.

Tapi, benjolan yang mengindikasikan kanker biasanya tidak memiliki bentuk yang jelas seperti benjolan fibroadenoma. Selain bentuk, Anda juga perlu mengidentifikasi lebih jauh apakah benjolan tersebut memang gejala fibroadenoma atau kanker.

2. Memiliki Pinggiran yang Jelas

Benjolan yang menjadi ciri fibroadenoma juga memiliki pinggiran yang jelas sehingga bentuknya benar-benar bisa diketahui hanya dengan merabanya. Apakah itu bentuk oval atau bulat, Anda bisa memeriksanya sendiri di rumah.

Untuk perempuan usia 10-20 tahun, jenis fibroadenoma yang paling banyak diderita adalah fibroadenoma juvenile. Jenis benjolan yang ditimbulkannya bisa semakin membesar atau sebaliknya, justru menyusut kemudian menghilang.

3. Mudah Digerakkan

Benjolan di payudara yang mengarah pada penyakit fibroadenoma ini biasanya mudah digerakkan dan berpindah-pindah tempat. Beda dengan benjolan kanker yang teksturnya keras dan menetap. Meskipun mudah berpindah tempat, bukan berarti Anda bisa menghilangkanya dengan cara memijat-mijatnya.

Benjolan yang mengindikasikan fibroadenoma dipicu oleh tubuh yang membentuk jaringan kelenjar susu di atas normal. Penyebab munculnya benjolan yang mudah digerakkan ini juga bisa dikarenakan reaksi tubuh terhadap peningkatan hormon estrogen. Tidak heran jika kemunculannya berkaitan erat dengan siklus menstruasi dan masa kehamilan.

4. Terasa Padat dan Kenyal

Bentuk benjolan berikut pinggirannya yang jelas disebabkan oleh teksturnya yang padat dan kenyal seperti bola berukuran kelereng yang terbuat dari karet. Jika bertambah besar hingga 5 cm, maka disebut fibroadenoma besar.

Untuk jenis fibroadenoma ini, biasanya dokter menyarankan untuk diangkat. Hal ini dikarenakan keberadaan benjolannya bisa menganggu kinerja sistem jaringan pada payudara dan area sekitarnya.

5. Tidak Terasa Sakit

Berbeda dengan kanker yang bisa sakit dan bisa tidak, maka untuk fibroadenoma bisa dipastikan jika benjolannya tidak terasa sakit saat disentuh atau ditekan. Oleh karena itu, Anda mungkin tidak merasa bermasalah saat mencoba untuk menggerak-gerakkannya.

Selain itu, fibroadenoma memang tidak memerlukan pengobatan. Lama-kelamaan, benjolan ini akan menghilang dengan sendirinya. Adapula fibroadenoma yang benjolannya memerlukan waktu lama untuk menghilang. Jalan yang dipilih bisa dengan operasi lumpektomi atau cryoalation.

Selain fibroadenoma, benjolan di payudara juga bisa menjadi gejala penyakit kista, fibrosis, kelainan fibrokistik, dan intraductal papilloma. Penyakit-penyakit tersebut tidak seberbahaya kanker. Nah, agar mendapat diagnose yang benar dan penanganan yang tepat, sebaiknya konsultasikan pada dokter.